Astagfirullah ! Inilah Orang Yang Kelak Akan Menghancurkan Ka’bah

Namecheap.com
Ka’bah merupakan tempat dimana pusat arah sujud seluruh umat muslim di dunia. Setiap tahun, berjuta-juta orang datang ke Makkah untuk beribadah melihat Ka’bah. Namun, pada suatu hari nanti akan ada seseorang yang akan merusak Ka’bah. Inilah orang yang kelak menghancurkan Ka’bah. Kita harus mengetahui siapa orang tersebut, dan apa alasan mereka menghancurkannya.


Pada zaman dahulu, Ka’bah merupakan tempat suci yang dibangun oleh Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail. Kemudian, Allah menjadikan tempat ini sebagai kiblat umat muslim. Ka’bah menjadi salah satu simbol dari persatuan umat muslim di seluruh dunia.

Lima tahun sebelum pengutusan Muhammad menjadi Rasul, Ka’bah tersebut diperbaiki oleh kaum Quraisy. Kemudian, Nabi Muhammad mendapatkan kepercayaan untuk meletakkan Hajar Aswad pada salah satu sudut Ka’bah itu karena gelar al-Amin yang diberikan oleh Allah. Bentuk Ka’bah itulah yang bisa kita lihat hingga sekarang ini.

Tetapi, terdapat kabar yang mengatakan bahwa suatu hari nanti akan ada makhluk yang menghancurkan Ka’bah. Lalu siapakah makhluk tersebut? Apakah berasal dari umat manusia, atau terdapat ciptaan Allah lainnya? Dan bagaimana kondisi penghancuran Ka’bah?

Sebuah hadits meriwayatkan bahwa suatu hari nanti Dzus-Suwaiqatain dari Habasyah atau Eutopia akan menghancurkan Ka’bah. Dzus-Suwaiqatain merupakan seseorang dengan dua betis yang kecil. Dalam hadits riwayat Imam Bukhari menjelaskan bahwa Abdullah bin Abbas seakan-akan pernah melihat seseorang itu. Ia memiliki kulit berwarna hitam dan kakinya bengkok kemudian ia melepas batu di Ka’bah satu persatu. Itulah perawakan yang dapat tergambarkan dari hadits shahih.

Selain itu, Dzus-Suwaiqatain juga digambarkan memiliki kepala botak. Kelak, ia akan menghancurkan Ka’bah dengan menurunkan kiswah atau peruntuh Ka’bah dan melepaskan perhiasannya menggunakan linggis dan sekop yang ia miliki.

Diriwayatkan bahwa runtuhnya ka’bah oleh Dzussuwaiqatain yang melepas kiswahnya dan mencopot semua perhiasannya. Ia digambarkan sebagai seseorang yang botak dengan kaki bengkok. Ia akan menghantam Ka’bah dengan linggis dan sekopnya.

Lalu, kapan hal itu akan terjadi? Sebuah hadits shahih menjelaskan bahwa Baitullah akan selalu digunakan sebagai tempat melaksanakan ibadah haji hingga datangnya Ya’juj dan Majuj. Berdasarkan hadits tersebut, kita tahu bahwa Ka’bah akan dihancurkan pada akhir zaman kelak.

Penjelasan di atas membuat kita harus meyakini atas kabar yang dibawa oleh Rasulullah untuk umatnya itu. Namun, untuk penjelasan lebih detailnya, biarlah hal itu menjadi urusan dan rahasia Allah. Tetapi, Nabi tidak mungkin berdusta kepada umatnya mengenai sabda yang ia sebarkan. Semata-mata hal ini sebagai peringatan bagi umat manusia untuk mengingat kematian. Inilah penghancuran Ka'bah di akhir zaman.

Pada masanya, Allah akan menunjukkan hari akhir dimana akan terjadi peristiwa luar biasa yakni kiamat. Sebelum terjadinya hal itu, Allah akan memberikan petunjuk yang mengarahkan kita pada kiamat. Salah satunya adalah Ka’bah yang dirusak oleh Dzus-Suwaiqatain ini.

Sebagai seorang muslim, kita harus menambah ilmu kita mengenai ajaran Islam. Bahkan Allah menganjurkan kepada kita untuk memiliki ilmu terlebih dahulu sebelum melakukan ibadah. Ilmu dijadikan sebagai dasar untuk kita berperilaku dan bersikap. Begitu juga dengan ilmu ini. Setelah kita mengetahui hal ini, tentunya kita tidak bisa berdiam diri saja. 

Sebelum datangnya hari akhir, maka segeralah bertobat dan meminta ampun atas kesalahan yang pernah kita perbuat. Selain itu, kita bisa mengumpulkan pahala melalui amal ibadah sebagai bekal di akhirat kelak.

Subscribe to receive free email updates: